Halaman

Kamis, 12 April 2012

Unforgeteble moment..

Before diciding to drawn out college at this Islamic University Sunan Kalijaga Yogyakarta, i was confused about of  lot of other state university options. Even to choose department i still confusion on it. But one of my friend called arum have asked for me to register in UIN, and i have .agreed for her infitation.
         The first day of registration, a campus was accomplished by registrant, since a lot of the register we have decided to register at second day.
        Day in day out, we have made ready toperform selection test  for marticulates. The day have made already been waited for due. We have followed gleeful test. And now, time to wait  the test result.
       Result sits for an examination was ennounced. I checked it by internet. Alhamdulillah i was accepted at faculty of dakwah in communication and islamic broadcasting department. But there is some bad news,  Arum was unaccepted at this university. Oh my god..  The  earth  feels to falls over, hehe.. one day full i have cried, i feel so bad, i have remembered about yesterday’s memory with Arum. We have gone anywhere with her, arranging plan to get the same boarding house, lose one’s self at Jogjakarta. But i may not get downcast. And time must turn around.
        Finnaly, i have drawnedout college at UIN own, and Arum have drawned at Muhammadiyah Yogyakartas University. Sucsess for Teng-teng. .. 
Read More..

Rabu, 11 April 2012

Kaktus berduri dan Ulat bulu

Management mimpi :
Kaktus berduri dan Ulat bulu
Oleh : Vicky khoirunnisa Wardoyo
10210041
            Bisa dipastikan teman-teman akan terheran-heran “kok judulnya aneh sich? Kayak judul buat buku flora dan fauna aja..?” hehe, tenang.. Jadi gini, kaktus berduri dan ulat bulu disini kita artikan sebagai bentuk proses hidup kita dulu, yups.. hidup yang penuh dengan rintangan dan halangan ini pada hakikatnya merupakan sebuah proses panjang menuju suatu kehidupan yang abadi, dan jalan menuju kesana g’ semudah yang kita bayangkan, ulat bulu aja g’ mudah lho proses methamorfosisnya.. J
          Layaknya kaktus berduri dan ulat bulu yang mempunyai mimpi menjadi bunga cantik dan seekor kupu-kupu lucu, kita manusia juga sama-sama mempunyai mimpi untuk mencapai ridho Allah SWT, kan enak tuh kalo udah dapet ridho Allah, syurga berasa di depan mata gitu.. hehe. Oiya, untuk mencapai mimpi kita tadi, paling g kita harus punya beberapa bekal yang harus dibawa selama menjalani touring hidup ini. Simak baik- baik ya.. kalo perlu catet, karena bekal-bekal ini benar-benar bekal yang g tidak diragukan lagi manfaatnya.. (serius lho) check it out...
          Bekal pertama, Iman. Iman termasuk mempercayai Allah SWT, Malaikat-Nya, Kitab-Nya, Rosul-Nya dst. Sedikit info nii, pada dasarnya golongan manusia itu ada tiga : mukmin, kafir dan munafiq. Golongan mukmin ialah golongan orang-orang yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan sholat dan menafkahkan sebagian rizki dari Allah. Hanya golongan ini yang akan mendapatkan petunjuk dari Robb kita[1], teman.. Yang kedua adalah kafir, kenapa disebut kafir? karena kafir adalah golongan orang-orang yang tidak akan mendapatkan petunjuk dari Allah, sampe-sampe ada wahyu yang bunyinya begini:
¨bÎ) šúïÏ%©!$# (#rãxÿx. íä!#uqy óOÎgøŠn=tæ öNßgs?öxRr&uä ÷Pr& öNs9 öNèdöÉZè? Ÿw tbqãZÏB÷sムÇÏÈ
Yang artinya: Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu (Muhammad) beri peringatan atau tidak, mereka tidak akan beriman. 2 ; 6
Yang terakhir golongan munafiq. Munafiq secara bahasa artinya mengingkari, jelas maksudnya adalah orang-orang yang ingkar tehadap apa yang mereka katakan alias berbohong. Misalnya nich, ada orang yang mengaku islam dan beriman pada Allah, namun pada kenyataannya mereka tidak beriman. Kaya’ yang lagi nge-trend tuh, Islam KTP, hehe.. KTPnya sich Islam, Orangnya?? G’ perlu ditanya dong, kita-kita ini termasuk golongan yang mana? (kecuali buat kamu yang sholat dan puasa Ramadhannya suka bolong-bolong.. hihi).
          Bekal yang kedua, yakni Islam. Agama di muka bumi ini memang banyak, teman. Dari yang menyembah patung alias batu sampe yang menyembah sapi ada semua dan ada-ada aja. Tapi sesungguhnya agama yang diridhoi di sisi Allah adalah Agama Islam[2]. Islam g’ hanya sekedar pake jilbab atau pake sarung bagi yang laki-laki, yang dinamakan Islam itu ialah yang menjalankan kelima rukun Islam, hafal kan..? yayaya, salah satu ayat Al-Qur’an berbunyi: masuklah kedalam Islam secara keseluruhan. Jadi untuk teman-teman perempuan atau ukhti-ukhti disini, pake bajunya yang tertutup, yang tertutup beneran. Jangan, atasnya rapi pake jilbab, eh dilihat kebawah bajunya ngetat g karuan, udah kaya barbie-barbie yang di toko mainan anak itu dech.. hehe.. Ada juga Firman Allah dalam surat An-Nur ayat 32;
(#qßsÅ3Rr&ur 4yJ»tƒF{$# óOä3ZÏB tûüÅsÎ=»¢Á9$#ur ô`ÏB ö/ä.ÏŠ$t6Ïã öNà6ͬ!$tBÎ)ur 4 bÎ) (#qçRqä3tƒ uä!#ts)èù ãNÎgÏYøóムª!$# `ÏB ¾Ï&Î#ôÒsù 3 ª!$#ur ììźur ÒOŠÎ=tæ ÇÌËÈ
Yang Artinya:  Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.
So, buat temen-temen yang udah pada punya temen deket lawan jenis nich, dari pada mengundang pada hal yang g’-g’, alangkah baiknya kalo memutuskan untuk menikah aja. Betul g’? Betul.betul.betul. hehe
          Jama’aah.. oh, jama’ah.. (eh? Hehe). Bekal selanjutnya yang g’ kalah penting adalah Ilmu. Yuhuu, ilmu ternyata pengaruhnya gede juga lho, buat kehidupan dunia akhirat kita. Orang yang berilmu dan yang tidak berilmu itu beda lho.. g’ main-main, orang yang berilmu mendapatkan anugrah dari Allah untuk membedakan mana yang haq dan mana yang bathil. G’ Cuma itu, orang berilmu masih memiliki banyak keistimewaan lain, hingga begitu banyak ayat Al-Qur’an dan Hadist yang menerangkan keutamaan menuntut ilmu. Gimana enggak istimewa tuh jadi orang berilmu?  Makanya ayo rame-rame kita mencari ilmu sebanyak-banyaknya, masih banyak buku yang harus kita kaji.. Namun, sebaik-baik buku/kitab di dunia ini, hanyalah Al-Qur’an satu-satunya kitab yang paling baik dan sempurna, karena Al-Qur’an adalah kitab yang langsung diturunkan oleh Allah, bertujuan sebagai pedoman umat manusia[3]. Al-Qur’an mengandung banyak ilmu yang bisa kita pelajari, dari hal-hal kecil sampai hal-hal yang bahkan akal kita pun tidak bisa menjangkaunya, subhanallah ya.. sesuatu’ (hihi)
          Dan bekal terakhir yang harus dibawa adalah Dzikir dan Do’a. Dengan banyal-banyak mengingat Allah, hati kita akan senatiasa diliputi rasa tentram karena Allah telah menjanjikan kepada siapa saja hamba-Nya yang mengingat-Nya, maka Ia juga akan mengingatnya. Jangan inget Allah pas susah aja, sholat malem, puasa sunnah cuma ada maunya. Ingatlah Allah dimanapun, kapanpun. Dengan mengingat Allah pun secara tidak sadar kita telah berupaya untuk menghindari hal-hal buruk. Contohnya nii.. kita lagi puasa, tengah siang, di jalan liat ada orang jualan ice cream, jangan ditanya, pasti seger banget..  syeitan udah semangat tuh ngajakin kita buat mbatalin puasa, “enakan juga makan ice cream”. Tapi kekuatan akan mengingat Allah melumpuhkan semua strategi syeitan. “Wah, meskipun g’ ada yang liat, tapi Allah kan liat. G’ mau ah, takut azab-Nya.” Kata kita dalam hati. Yes! si syeitan kalah.
          Jika semua bekal telah siap dalam ransel hidup kita, maka perjalanan pun akan menjadi menyenangkan walaupun kadang penuh dengan semak berduri cobaan, karena jalan hidup tak selamanya indah bertabur bunga. Saat kita terjatuh, janganlah mudah menyerah. Berusahalah untuk tetap tabah dan sabar. Percayalah bahwa apapun yang terjadi di dunia ini, termasuk apa yang terjdai pada kita, semua telah tertulis di Lauhul mahfuzh. Jadi tidak ada alasan bagi kita untuk bersedih secara berlebihan jika ada hal yang luput pada kita, juga jangan terlalu bahagia terhadap apa yang telah Allah berikan[4], okey?
          Ingat teman, perjalanan kita ini hitungannya tidak begitu panjang. Karna hanya berlangsung selama umur hidup kita aja. Nanti kalo udah pada saatnya ajal menjemput, otomatis semuannya akan ter’stop. Karena soal kematian, malaikat tidak bisa diajak kompromi, apalagi cuma disuap pake duit 100rb.. hehe Diibaratkan ulat bulu tadi, saatnya kita memasuki proses metamorfosis menjadi kepompong, menunggu waktu untuk kelahiran yang kedua kali. Hasil dari proses panjang tadi bisa dilihat pasca kelahiran kedua.
Jika semua bekal telah kita jalankan dengan baik, maka hasilnya pasti g jauh beda dengan hasil metamorfosis ulat bulu yang berubah menjadi kupu-kupu cantik dan lucu itu, dijamin! Mau kan lahir dengan bentuk yang lebih baik di akhirat besok..? kalo g’ mau sich, sana jadi kaya’ ulat bulu terus aja.. hehe
          Kuncinya, bekal-bekal yang udah di’list tadi, diinget baik-baik yah.. dan insyaAllah hidayah alias petunjuk Allah g’ kan segan-segan ngasih tebengan buat perjalanan menuju ke sana. Percaya deh J      


[1] Terispirasi dari surat al Baqarah ayat 3-5
[2] Q.S ali Imron: 19
[3] Harun Yahya, buku 7 ;  Beberapa Rahasia Al-Qur’an
[4] Terinspirasi dari surat Al-Hadid : 32
Read More..

Senin, 09 Januari 2012

Kesalahan dalam memaknai Kesetaraan “Gender”
Kesetaraan gender yang selama ini menjadi perbincangan publik, banyak diartikan sebagai kesetaraan yang mutlak antara laki-laki dan perempuan. Bermula pada abad ke-18 di Barat muncul gerakan feminisme atau gerakan emansipasi wanita yang menuntut persamaan hak sepenuhnya antara kaum laki-laki dan perempuan.  Padahal dalam Islam tanpa menuntut sedemikian rupa, para kaum perempuan telah mendapatkan hak terbaiknya menjadi perempuan. Alasannya, sudah jelas tecantum dalam Al-Qur’an, dan As-sunnah, namun sungguh disayangkan para penafsir Nash tersebut banyak yang berbeda dalam penafsirannya sehingga melahirkan opini-opini baru yang menyeleweng dari pesan sebenarnya. Padahal pandangan Islam terhadap kedunya sama.
          Pada dasarnya Islam telah menyetarakan hak-hak perempuan dan laki-laki yang telah jelas yang secara langsung tersirat dalam Al-Qur’an dan As-Sunah. Seperti dalam surat An-Nisa ayat 34 yang berbunyi: “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.” Tafsir ayat ini lebih kepada konteks dalam keluarga, dimana laki-laki yang mempunyai amanat untuk menjadi kepala keluarga termasuk kepada istrinya. Namun jika diartikan dalam makna kepemimpinan pada umumnya, memang laki-laki lebih utama untuk menjadi seorang pemimpin, tapi jika terdapat seorang perempuan yang mempunyai potensi lebih dibanding laki-laki, apa salahnya perempuan yang mengambil alih kepemimpinan tersebut.
          Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa dunia ini adalah kesenangan dan sebaik-baik kesenangan adalah perempuan yang shalih. Akan tetapi makna kesenangan disitu jangan disalah artikan sehingga memproporsikan perempuan sebagai komoditi kesenangan kaum laki-laki dan dapat diperlakukan dengan semena-mena seperti yang dilakukan pada kaum perempuan –perempuan Amerika hingga mereka mati-matian menuntut agar kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan disamakna. Karena kalau demikian, berarti makna kebalikannya akan mempunyai arti, sebaik-baik kesenangan bagi perempuan adalah lelaki yang shalih, kalau demikian akan sampai pada konklusi yang tidak benar dalam arti masing-masing pihak akan menjadikan pihak yang lain sebagai komoditi kesenangannya. Padahal pesan yang tersirat dari hadist diatas adalah untuk menggambarkan peran perempuan yang penting dalam membangun kebahagian dan kesenagan bagi pasangan hidupnya.
          Perempuan yang diciptakan dengan segi perasaannya yang begitu sensitif dan laki-laki dengan keistimewaan yang menonjol merupakan garis yang telah ditetapkan oleh Allah, keduannya tercipta untuk saling melengkapi dan bukan untuk saling bercerai berai menuntut hak masing-masing. Keduanya sama-sama memiliki peranan penting dalam kehidupan. Ada memang beberapa perbedaan dalam bidang tertentu misal dalam hal kepemimipinan, namun perbedaan itu tidak bersifat mutlak dan permanen. Laki-laki dan perempuan, keduanya terlahir ke muka bumi sebagai khalifah pembawa pesan amar ma’ruf dan nahi mungkar, mempunyai hak yang sama dalam berprestasi seperti jelas dalam hadist nabi “tholabul ‘ilmi faridhotun ‘ala kulli muslimin wa muslimatin”. So guys.. isu kesetaraan gender yang berkembang di dunia barat yang jelas berbeda 180’ dari dasar agama kita itu, janganlah kita jadikan sebuah kiblat sosial dan budaya hidup kita. Berbanggalah kita kaum perempuan , karena Islam mengajarkan untuk menghormati kita, perempuan. Sampai-sampai Syurga pun di bawah telapak kaki ibu (perempuan). Keren banget g tuuh..? J

Jogja, 9 desember 2011
Vicky - 10210041
Read More..